Latest News

Surat Terbuka Untuk Tuhan

Surat terbuka untuk tuhan tentang perang agama
Surat Terbuka Untuk Tuhan
Tuhan saat saya menulis surat ini kondisi dunia memang benar-benar parah. Khususnya di berbagai media komunikasi, termasuk alam baru yang biasa kami sebut internet. Dunia tanpa batas dan bebas. Benih-benih permusuhan bermunculan disana-sini. Sebagian telah pecah menjadi perang yang memakan banyak korban nyawa.

Dan saya yakin engkau Yang Maha Mengetahui, jelas lebih tahu dari saya. Jadi tidak perlu saya ungkapkan secara detil. Yang jelas diberbagai media telah memberitakan pertikaian dengan mengatasnamakan kebenaran Agama mu. Dan semua merasa pihak merasa mereka lebih benar. Pertanyaan saya benarkan semua ini karena restu Mu?  

Oh ya Tuhan, saya dilahirkan dari orang tua Muslim dan secara otomatis saya Islam. Jujur saya akui ajaran Agama yang saya terima secara turun temurun ini mempunyai banyak kebenaran. Ini pula yang membuat saya tidak mau keluar dari ajaran Nabi Muhammad SAW. Walau kenyataannya saya bukan muslim yang taat sebagaimana di anjurkan dalam kitab Al-quran.

Namun sebagai manusia, saya sangat bisa merasakan nilai-nilai; kebenaran, keindahan, keadilan, cinta, kebencian, amarah, sedih, dan lainnya. Jelas ini karunia mu sehingga membuat kehidupan di dunia yang singkat ini menjadi lebih bermakna.

Tuhan, engkau jelas sangat mengetahui melebihi mahluk apa pun di dunia ini, bahwa saat ini telah terjadi perang yang banyak di bicarakan dan menjadi perhatian sebagian besar manusia di dunia. Yakni perang 'abadi' antara Israel dan Palestina. Sebagai Islam, jelas saya merasa tersakiti saat Saudara Muslim kami di Palestina menderita dan mati oleh perang. 

Solidaritas sesama muslim saya rasa cukup baik, baik di media sosial maupun lainnya menguat yang membuat perasaan kami seolah ingin meledak, jika perlu mengunyah potongan daging 'musuh' saudara muslim kami itu.

Apalagi dari berbagai informasi menyebutkan, Saudara kami di Palestina sana mempertahankan salah satu lambang kebesaran agama Islam. Yang ingin di kuasai orang Israel/yahudi/kafir.

Tuhan, Engkau jelas Maha Mengetahui melebihi mahluk apapun di jagat raya ini, saat ini berdasarkan berita yang bermunculan setiap detiknya dari berbagai media menyebutkan banyak pihak ikut campur tangan dalam perang ini. Baik dalam skala Negara maupun kelompok-kelompok. Dan jelas sebagian besar umat Islam yang juga di amini oleh para tokoh agama bersatu mengutuk perang tersebut. Khususnya mengutuk Israel dan pendukungnya, dan itu jelas para Yahudi dan kaum kafir.

Oh ya Tuhan, maaf saya hanya sesosok dari sekian banyak mahluk mu yang lain, yang saya sendiri tidak bisa membayangkannya jumlah dan jenisnya. Saya tinggal di Negara Indonesia, dimana sebagian masyarakatnya ikut tersedot perhatiannya terhadap perang Israel dan Palestina ini. Bahkan beberapa kelompok di antaranya ikut berperang ke sana.  Yaitu GAZA, zona konflik yang telah merenggut banyak nyawa.

Mereka bertujuan untuk Jihad yang dalam ajaran Islam sorga sebagai imbalannya. Sorga yang Engkau Janjikan itu membuat mereka siap mati Tuhan!!....

Maaf Tuhan, bukan kah Engkau Maha Esa, Maha Berdaulat, Maha Bijaksana, Maha Mengetahui, Maha Adil, Maha Penyayang, Maha Segala Nya, benarkah semua ini kehendakmu. Antar umat saling membunuh, saling menghalalkan darah dan nyawa!!!...

Tuhan, dalam setiap ajaran agama Islam yang saya anut, senantiasa mengajarkan tentang rasa saling menyayangi sebagaimana engkau menyayangi seluruh mahluk ciptaan mu. Jangan kan kepada sesama manusia, kepada binatang pun engkau ajarkan kami untuk menyayanginya.  Dimana hal ini membuat saya semakin yakin bahwa engkau maha bijaksana dan maha kasih. Bahkan, kepada alam ciptaan mu pun kami diajarkan untuk bijak.

Tapi tuhan, kenapa setiap hari, setiap detik Engkau ciptakan dan lahirkan musuh kami yang kau halal kan darah dan nyawanya. Yakni kaum kafir/yahudi. Bahkan terkadang mereka lahir dari kandungan ibu kafir tetangga kami. Dengan bentuk dan anugrah yang sama. Mempunyai rasa dan pikiran.

Tuhan terkadang, musuh yang kau ciptakan itu pun pernah berbuat baik kepada kami. Dan terkadang engkau tumbuhkan rasa saling sayang, yang membuat kami tidak tega untuk membunuhnya.

Tuhan, kenapa tidak Ayam atau Babi saja yang kau jadikan musuh kami, agar saya dengan mudah dan tanpa rasa berdosa untuk membunuh dan bahkan mencincang-cincang mereka menjadi makanan anjing kesayangan saya yang setia menjaga pintu rumah kami dari maling. 

Maaf Tuhan, bukan saya bermaksud untuk melawan atau merasa punya kuasa untuk memberontak, tapi karena Engkau anugrahi saya pikiran, hati dan nurani.

Sekali lagi saya mohon maaf tuhan, kenapa Surat ini saya tulis? (Dan telah saya simpan cukup lama di dalam PC kerja saya) Karena disaat emosi saya yang terbakar dan hampir meledak karena membaca dan menerima berbagai informasi saudara muslim saya yang teraniaya dan mati di GAZA akibat perang ISRAEL DAN PALESTINA, tiba-tiba masuk sebuah bc. BBM (Black Berry Masenger) dari teman saya Sean Wijaya dan dia non muslim.

Benar Tuhan, SEAN WIJAYA teman saya adalah seorang kafir versi agama Islam saya. Mau tahu isi pesannya?? Dan jelas Pesan tersebut ia dapat dari saudara kafirnya yang dia share kembali. Oh ya… nomor PIN BBM nya ada pada saya, dan saya berjanji dalam hati untuk tidak memberikannya kepada kaum muslimin karena saya takut ia di bunuh.

Kenapa saya akan melindungi indentitasnya? Karena kami telah berjanji menjadi saudara. Jika tuhan pun harus marah karena ini, saya rela menjadi tumbal untuk dimasukkan kedalam neraka yang paling dalam sekali pun.

Tuhan, saya yakin Engkau tahu BBM-an saya dengan saudara SEAN WIJAYA, baiklah untuk mahkluk mu yang lain, yang jelas mempunyai kemampuan terbatas untuk sekedar diketahui saya akan tulis disini:

Bc.  SEAN WIJAYA :Bacaaa!!! Umat Islam terutama Kristen baca: Gaza, palestina dan Israel adalah perang wilayah, bukan agama. Kenapa umat muslim menyebut kami yang beragama Kristen adalah seorang kafir? Saudara kami yang di Israel juga sama seperti saudara kalian yang di Palestina dan di Gaza, berperang merebutkan wilayah yang masing-masing agama menyebutnya “Tanah Suci” atau kami orang yang percaya Kristus menyebutnya “Tanah perjanjian”. Kami yang beragama Kristen pun tak segan berdoa untuk Gaza dan Palestina, bukan malah menjelek-jelekkannya atau malah membawa-bawa nama agamanya. Kalian piker hanya Gaza dan palestina yang menderita karena serangan Israel? TIDAK Israel pun sama seperti Gaza dan palestina, banyak kehilangan nyawa!! Kami tidak meminta kalian untuk berdoa juga untuk Israel, cukup tidak menjelek-jelekkan Israel apa lagi menyebut agama kami adalah agama kafir. Jika kalian marah kepada Israel lebih unggul dalam peperangan itu, bukan kah itu kehendak Tuhan? Kalian kemana saja hai saudara kami? Tak pernah kah kalian dengar umat kalian menghancurkan gereja-gereja kami? Tak pernah kah kalian mendengar gereja-gereja kami diserang dan jemaat nya di siksa bahkan dibunuh? Benarkah perbuatan mereka dimata kalian? Kenapa kita tidak bisa berdamai? Saling mengintropeksi kesalahan-kesalahan saudara kita masing-masing saja mulai saat ini. Sebar luaskan kalau kalian ingin berdamai dan membantu mereka berdamai, karena kita orang yang di anggap salah oleh manusia padahal benar, akan di tinggikan di Rumah Bapa sampai Yesus dating untuk kedua kali nya dan membawa kita, orang percaya masuk ke dalam rumah-Nya.PrayForGaza, PrayForPalestina, PrayForIsrael!!!Sbc#Bhineka Tunggal Ika

SAYA:
Sabar kawan… Saya merasa kan kebenaran dari kata2 ini. Hingga saat ini saya tidak tahu persis apa yang sebenarnya terjadi disana. Dari sekian banyak orang yang tidak berani mengambil sikap dalam perang tersebut, salah satunya saya… karena saya tidak tahu persis apa yang terjadi. Saya membenci perang, dan sangat membenci orang berperang atas nama agama. Saya lebih baik tidak beragama jika harus terpecah belah dengan teman, sahabat, bangsa atau sesame mahluk hidup. Karena saya yakin tuhan lebih senang dengan orang baik walau dari agama manapun dari pada dengan orang yang beragama terbaik sekalipun tapi membenci dan merendahkan mahluk nya yang lain.
SEAN WIJAYA :Iya broSaya jg dpet bc dri temen
Saya:Yup… saya melihat bahaya besar jika sudah berbicara agama.. ini pula yang mungkin dasar ide penghapusan status agama di KTP… tolong jangan terbawa arus kebencian seperti teman2 kita yang lain… share selalu statement yang beraura perdamaian… peace…
SEAN WIJAYA :Sensitif soalnya klo tentang agama pdhl sama aja tujuan hidup kita yah kepada Sang Pencipta juga
Saya:Saya muslim Sean mungkin Kristen… kita mulai perdamaian itu dari sini. Sejak hari ini, kita bersaudara… SEPAKAT????
SEAN WIJAYA :Sepakat
Saya:(Y)
SEAN WIJAYA :Saya KristenSaya manggil mas siapa? Mas Ari?
Saya:Dedi Ariko
SEAN WIJAYA :Oke mas dedi (y)
Saya:Soal agama biar urusan kita masing?? Sama tuhan, ajak teman-teman bergabung dengan kita…
SEAN WIJAYA :Iya mas smoga aja makin bnyk orang ky mas yang mewujudkan toleransi beragama
Saya:Semoga sukses Sean… suatu saat saya traktir kamu makan… kita saudara… saya berjanji…Saya ngeri baca kata-kata seperti tadi… seharusnya perang yang di Gaza bisa jadi pelajaran kita bersama..
SEAN WIJAYA :Sama” mas sukses selalu J

Okey.. Tuhan, itu chat saya melalui BBM dengan SEAN dan kami telah sepakat untuk menjadi saudara, yang jelas engkau tahu. Karena Engkau maha tahu, walau pun kami menggunakan tehnologi yang canggih dan hanya bisa disadap oleh para hacker professional. Tapi Engkau pasti tahu.

Maaf tuhan, untuk hal ini saya siap Engkau laknat, saya tidak akan menggunakan kata-kata saudara kafir untuk Sean walau dalam ajaran agama Islam ia termasuk dari golongan kaum kafir karena dia Kristen.

Kenapa sich Tuhan, engkau setiap detik ciptakan dan lahirkan musuh untuk kaum muslimin kami. Dari sekian banyak kaum kafir yang meninggal karena memang sudah waktunya mati karena ajal atau di bunuh oleh para mujahidin yang mengejar sorga yang kau janjikan sebagaimana tertulis dalam ayat-ayat Al-quran, Engkau kemudian ciptakan dan lahirkan lebih banyak lagi, dari kandungan wanita-wanita kafir.

Sekali lagi mohon maaf tuhan, dan saya yakin Engkau memaafkan, karena Engkau Maha Memaafkan. Jika boleh jujur saya semakin hari, semakin ngeri melihat wajah-wajah kaum mujahidin yang ada didalam berita-berita di tv. Yang ada dalam imaginasi saya, berwajah bengis, bersorban, berjenggot, dengan membawa bendera dengan tulisan-tulisan arab, setiap saat seolah siap membunuh kaum kafir.

Jika boleh jujur, saya ingin mempertanyakan, benarkan ini dibawah restu mu??

Tuhan, jika boleh memberi saran, hentikan lah kegiatan mu untuk menciptakan dan melahirkan manusia dari kaum kafir itu. Agar saudara-saudara kami kaum mujahidin tidak membunuh lagi. Karena membunuh itu, menurut saya sangat sadis. Cabut lah janji surga mu untuk jihad membunuh kaum kafir.

Atau saya mohon tuhan, engkau revisi kebijakan Mu tentang kaum kafir sebagi musuh Islam. Dalam hal ini, saya tidak berani bertindak untuk merevisinya, karena sebagian besar kaum kami Islam akan marah, karena saya akan dianggap juga sebagai musuh Islam.

Jujur dalam hal ini Tuhan, saya lebih berani berpendapat hanya kepada mu selaku pemegang kuasa tunggal di jagat raya ini, karena saya sangat yakin engkau maha bijaksana dan maha mengetahui niat yang ada didalam hati saya ini. Yakni sebuah perdamaian dan dunia yang penuh dengan rasa kasih. Bukan dunia yang penuh dengan peperangan dan kebencian.  Dunia dimana bangga mengkoleksi potongan Kepala Manusia yang telah terpisah dari badannya karena dianggap musuh.

Saya berkeyakinan, jika ada yang memulai perdamaian, maka secara perlahan perdamaian akan tercipta di dunia ini. Saya tidak mungkin bisa menyerukan perdamaian dengan kaum kafir jika dari kami kaum muslimin masih menyimpan pemicu kebencian dengan ayat-ayat yang mengkafirkan salah satu kaum, yang notabene juga mahluk ciptaan mu.

Tuhan, rasa kebenaran yang kami miliki berdasarkan agama Islam. Dengan panduan kitab suci Al-quran. Beberapa saudara muslim kami yang benar-benar taat jelas akan mengikuti setiap ayat yang terkandung didalam kita suci tersebut. Salah satunya soal kata pemicu kebencian ‘kafir’ itu.

Kata ‘kafir’ itu telah membangun sebuah sekat yang luar biasa tinggi dan tebal antara kami muslim dan kaum kafir itu. Hal ini jelas menjadi penghalang perdamaian antara kami. Mungkin di Negara kami Indonesia ada sebuah payung yang indah dan mampu menyatukan kami untuk sementara waktu. Yaitu PANCASILA dan kata agung BHINEKA TUNGGAL IKA. Sesuatu yang telah menjadi perekat antara kami yang diciptakan oleh pendiri bangsa kami yang luar biasa bijaksana dalam menjaga perdamaian.

Tapi, Tuhan, saya yakin itu belum cukup. Hanya dengan pemicu kecil, pergolakangan fanatisme agama kami sewaktu-waktu siap meledak. Pendiri bangsa kami memang bijaksana dan mampu menyatukan, tapi para pewarisnya setiap hari sering kali mengalami gesekan-gesekan yang senantiasa bisa saja memercikkan api permusuhan. Karena, kami selalu disadarkan sebuah perbedaan melalui sekat yang teramat kuat melalui kata penuh provokasi ‘kafir’.

Tahu kah Engkau tuhan, kecintaan kaum muslimin terhadap Islam sangat tinggi. Semakin tinggi rasa cinta itu, maka semakin jauh lah jarak antara kami dan kaum kafir yang Engkau cipta dan lahirkan setiap detik diantara kami. Tuhan, kenapa Engkau hadir kan kami musuh jika kamu ingin kami saling mengasihi????

Tuhan, hingga detik ini saya masih sangat bersyukur, setiap pemimpin yang muncul di Indonesia adalah orang yang bijaksana, dimana senantiasa masih mengagungkan kata BHINEKA TUNGGAL IKA. Dan masih menganggap azas tunggal PANCASILA sebagai landasan Negara.

Tapi jika suatu saat, muncul pemimpin yang lahir dari kaum agamais yang cukup fanatik, jelas dapat memicu perpecahan antar umat. Tuhan, sebenarnya sinyalemen kearah itu sudah mulai terlihat. Contohnya, bagaimana PKS sebuah partai di Indonesia yang ingin mengingkari azas tunggal PANCASILA. Dan ingin organisasinya berazas syariat Islam. Bagi kami kaum muslim jelas ini merupakan kebangkitan Islam. Cikal bakal Berjaya nya Islam di Indonesia. Dan tentunya akan mendapat dukungan sebagian besar kaum muslim di Indonesia.

Apa yang terjadi setelahnya tuhan, ah… saya sebagaimana manusia yang penuh keterbatasan tidak mampu menebak apa yang terjadi kedepan. Karena sejatinya hanya engkau lah yang Maha Mengetahui. Tapi yang jelas, non Muslim akan bergolak memberi perlawanan. Karena mereka jelas tidak bisa terima itu.

Maaf tuhan, saya sedikit mencoba menebak, akan timbuk gerakan Islamisasi di Indonesia. Saya mungkin salah satu dari itu. Lalu ada yang menentang, dan tentunya dari pihak kaum kafir. Maka yang akan terjadi mungkin sama dengan beberapa Negara di timur tengah. Perang!!!... Darah akan dimana-mana.

Tuhan, Engkau juga sudah pasti tahu, solidaritas beragama memang tinggi. Termasuk di Indonesia, dan menurut ajaran yang saya terima,  sesama muslim ibarat satu kesatuan tubuh. Jika salah satu sakit maka yang lainnya akan merasakan sakit. Dan ini pula yang membuat beberapa saudara muslim yang lain memilih untuk ikut dalam berbagai peperangan yang ada unsur agamanya.

Belum lama ini, saudara-saudara muslim saya bertolak dari Negara Indonesia untuk ikut berjihad di Gaza membantu saudara muslimnya yang ada disana. Belum lagi, yang ikut dalam organisasi ISIS yang juga ada nuansa perjuangan Islam dalam memerangi kaum kafir. Dalam hal ini saya merasa sebuah kengerian yang luar biasa tuhan. Begitu keras dan sadisnya dalam beragama.

Tuhan, Engkau mungkin melihat langsung dan mengetahui apa yang terjadi sebenarnya. Saya mulai 'mual' sikap-sikap orang mengatasnamakan agama yang seolah menghalalkan kekejaman dan kengerian. Saya melihat dari informasi berbagai media, penyembelihan, hingga pembunuhan dengan cara sadis seperti di bakar hidup-hidup. Benar tuhan, saya sudah mual melihat hal-hal ini. 

Maaf tuhan, saya mohon dalam peperangan ini Engkau harus campur tangan, agar jangan berkepanjangan. Agar jangan merebak dan terus menjalar bagai api dalam sekam hingga keberbagai Negara dan benua-benua di dunia ini. Karena jelas akan menimbulkan perang dunia antara kaum muslimin dan kafir. Karena menurut saya, sentiment-sentimen persudaraan agama bukan hanya muncul dikalangan saudara-saudara kaum muslim, tapi jelas juga akan muncul dari kaum kafir.

Tuhan, jika benar kaum kafir itu salah dan memang musuh Islam yang harus di lenyapkan dari muka bumi ini, kenapa harus melalui tangan-tangan lemah saudara-saudara muslim kami dalam jalan jihad. Sebaik nya engkau yang maha hebat lah yang turun tangan. Dan saya yakin hanya sekali ‘blas’ mereka akan musnah. Dan jangan sekali-kali Engkau dengar Do’a mereka untuk melindungi mereka.

Karena, dalam hal ini saya benar-benar mohon maaf tuhan, menurut hemat saya, mereka bertahan dan tetap ada karena mereka dalam lindungan Mu juga. Kenapa harus begitu Tuhan???....

Saya yakin dan seyakin-yakinnya Engkau maha bijaksana dan Maha Esa yang bukan bertujuan untuk mengadu domba kami untuk terus berperang dan saling membenci. Atau hilangkanlah salah satu pihak dari kami di muka bumi ini. Agar tidak terjadi kekacauan yang penuh kebencian. Dalam hal ini jelas Engkau sangat mampu tuhan.

Atau jika Engkau tidak mau menghilangkan salah satu pihak diantara kami, cabut dan hilangkanlah sekat yang telah menciptakan perbedaan diantara kami. Hapus lah benih-benih permusuhan di antara kami. Tolong tuhan, sekali lagi tolong tuhan, revisi kitab-kitab suci agama kami baik Islam maupun Agama kaum Kristen agar tidak menimbulkan kebencian dan permusuhan yang abadi.

Dan jika permohonan saya ini salah, biarlah saya yang menjadi tumbal masuk dalam neraka jahanam, namun saya masih tetap berharap hapuskanlah sekat yang membuat kami saling benci. Biarkan lah orang Kristen memeluk agamanya tanpa merasa terganggu dengan keberadaan kaum Islam dan begitu pun sebaliknya.
Dan hapus lah kata-kata kaum kafir yang ada dalam kitab suci kami, karena beberapa orang Kristen yang saya kenal, tidak benar-benar jauh berbeda dengan saya. Mereka juga manusia, yang punya hati, perasaan, dan rasa yang haus akan nilai-nilai kebenaran dan kedamaian. Sebagian lagi bahkan pernah berbuat baik dengan saya, tuhan.

Jujur Tuhan, biarlah saya di cap sebagai pembangkang agama, namun saya tidak akan mengkafirkan orang-orang Kristen yang baik dan apalagi pernah tulus berbuat baik dengan saya.

Akan tetapi, saya tidak akan berupaya untuk merevisi kitab-kitab suci agama, karena kitab-kitab tersebut bukan milik saya pribadi. Melainkan milik banyak umat yang lain. Dimana sangat takut dengan api neraka yang sangat menyeramkan sebagaimana di gambarkan dalam kitab-kita tersebut. Hanya Engkau lah yang Maha Kuasa untuk merevisi sesuatu yang sudah kami anggap sempurna. Karena Engkau Maha Berkehendak. Tuhan mohon lakukanlah agar kami tidak saling membenci.

Oh ya.. Tuhan, menurut saya dalam perang Israel dan Palestina di Gaza adalah keserakahan semua pihak dalam memperebutkan wilayah kekuasaan. Yang kebetulan kedua belah pihak berbeda keyakinan. Sehingga memicu sentimen agama yang memunculkan benih permusuhan abadi.

Semua merasa benar, semua merasa berhak atas wilayah yang sejatinya milik mu. Saya benci apa yang terjadi disana dan saya prihatin kepada setiap korban yang berjatuhan. Bagaimana dengan Engkau Tuhan yang melihat mahluk ciptaan mu yang sama-sama egois itu?? Cepat lah turun tangan Tuhan agar virus kebencian itu tidak semakin menjalar kesetiap umat dari berbagai belahan dunia lainnya.


Saya yakin setiap yang lenyap disana adalah kehendak mu, walau mungkin Umat Islam atau Umat Kristen.

Entah bagaimana menurut engkau, tuhan... Jika melihat perang ada dimana-mana yang terlihat seolah membela agama itu, saya mencurigai hal ini terjadi akibat ulah segelintir orang untuk kepentingan mereka dengan memanfaatkan sentimen agama. Nah.. para pemeluk agama yang dungu, melihat dan merasa 'medan perang kepentingan' tersebut sebagai jalan menuju sorga Mu.

Mereka merasa 'jihat' dengan saling menebas atau menggorok leher antar mereka. 

Dan ditambah lagi, oleh bisikan dan seruan-seruan para tokoh agama, yang saya belum tahu motivasinya. Dimana mengobarkan semangat 'jihat' dengan cara saling bunuh. Menurut saya ini 'kampret', tuhan. 

Bahkan sebagian dari para 'kampret' itu, melalui kacamata mereka berani memvonis orang-orang yang berbeda cara dan pemikiran dari mereka sebagai kafir. Padahal sejatinya vonis itu adalah milik engkau yang maha mengetahui. Saya dan mereka para 'kampret' itu, adalah mahluk yang serba kekurangan. Apalagi untuk melihat kebenaran dibalik kesalahan, dan kesalahan dibalik kebenaran.    

Dan herannya, Tuhan, mereka juga seolah telah mendapat mandat resmi dari Engkau untuk memberi hukuman pada mahluk mu yang lain. 

Apa benar ini jalan yang memang Engkau kehendaki?? Please jawab Tuhan..Please...     

0 Response to "Surat Terbuka Untuk Tuhan"