Langsung ke konten utama

Otak Dibalik Skandal Sex Secret Service AS

Otak Dibalik Skandal Sex Secret Service AS
Washington: Beberapa pekan belakangan ini, kasus skandal Dinas Rahasia AS menjadi topik utama di berbagai media internasional. Sejumlah agen Dinas Rahasia AS pun mulai terbongkar identitasnya dan mereka menyatakan mundur dari jabatannya. Berdasarkan hasil penelusuran CNN, pihaknya sudah menemukan satu agen yang menjadi otak pelaku skandal tersebut.
Laman The Atlantic Wire menuliskan, Ahad (29/4), CNN menemukan identitas bernama Arthur Huntington. Ia merupakan agen Dinas Rahasia AS yang dituduh pertama kali menyebabkan percekcokan atas masalah penyewaan pelacur di Kolombia. Setelah teridentifikasi, Arthur kehilangan pekerjaannya dan terpaksa memindahkan rumah keluarganya.


CNN mengidentifikasikan Arthur berdasarkan catatan kehadiran tamu di hotel tempat ia menginap. CNN juga sudah berusaha mencoba mengontaknya, namun Arthur sulit dijangkau dan belum mendapat konfirmasi apapun. Sebelumnya Arthur menolak untuk berkomentar. CNN kemudian terjun ke kediamannya, namun pihak keluarganya juga menolak berkomentar.


Arthur juga dilaporkan telah keluar dari Dinas Rahasia AS setelah skandalnya mulai terungkap. Tak hanya itu, rumahnya juga dijual pada pekan ini. Secara keseluruhan, delapan agen Dinas Rahasia AS yang sempat ditahan sudah dibebaskan sejak skandal terungkap, tiga lainnya juga dibebaskan dari kesalahan serius, dan seorang agen lainnya dipaksa untuk mundur.


Jumat lalu, Dinas Rahasia AS meluncurkan standar dan kebijakan etis baru. Media Associated Press kemudian membocorkan peraturan tersebut untuk pertama kalinya. Peraturan tersebut adalah, setiap warga negara asing manapun dilarang memasuki kamar setiap agen Dinas Rahasia dan melarang segala jenis sponsor yang bersifat non-reputable, yang dimaksudkan "jangan pergi ke klub pelacuran". Dan, meminum alkohol masih diperbolehkan disaat agen tidak bertugas, tetapi dilarang jika masih sepuluh jam bertugas.(JAY/IAN)


sumber :
http://berita.liputan6.com 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teknologi dari Zaman Atlantis hingga Indonesia

X MAGAZINE --- Jujur, ada keasikan tersendiri ketika menelusuri tentang misteri Atlantis. Misteri sebuah benua yang hilang dengan sejuta pertanyaan.  Benarkah, legenda itu ada? Atau hanya sekedar rekaan berbalut imajinasi saja.  Ada yang menyangkal, namun tidak sedikit pula yang berupaya dengan serius untuk membuktikannya. 
Pakailah Google search engine di URL http://www.google.com/. Gunakan kata kunci ”teknologi atlantis”. Muncullah 99.200 hasil telusur untuk kata kunci itu pada hari Rabu 15 Desember 2009 jam 15.41 wib. Di urutan pertama adalah informasi dari alamat http://aravangel.blogspot.com/2009/01/benua-atlantis-dan-lemuria-yang-telah_27.html dengan ringkasan bahwa bangsa Atlantis lebih mengandalkan fisik, TEKNOLOGI, dan gemar berperang. Bangsa ini mirip dengan bangsa Lemuria yang mempunyai tanah yang subur, masyarakat yang makmur, dan penguasaan terhadap ilmu pengetahuan yang mendalam. Bangsa Atlantean menggunakan crystal secara intensif dalam kehidupan mereka. Menurut Edgar C…

Hubungan Kejawen dengan Atlantis

Jika seandainya, kita yang sebagai pewaris masa kejayaan ATLANTIS mau membuka diri tentang ajaran-ajaran budaya tingkat tinggi (KEJAWEN) yang sebelumnya pernah kita miliki, maka banyak hal yang harus dipelajari bangsa lain tentang kehidupan pada Indonesia. 

Termasuk tentang demokrasi yang malah seolah kita adopsi dari luar.  Padahal itu milik kita yang sudah ada jauh sebelum bangsa luar memahaminya.

X MAGAZINE ----- Banyak orang, menghubungkan kata “KEJAWEN” dengan hal-hal yang berkaitan dengan mistis. Bahkan sebagian menganggap Kejawen cenderung mengarah pada klenik. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa kata kejawen sendiri menjadi suatu bagian dari hal yang berkaitan dengan hal-hal tersebut. Padahal sebenarnya lebih dari itu.
Namun secara pribadi, “walau saya sebenarnya bukan orang jawa” sangat tertarik dengan Kejawen. Ada banyak hal yang dapat kita pahami maupun kita cerna seputar ilmu budaya dengan nuansa kental “jawa” ini.
Sekali lagi, bagi saya, Kejawen, adalah sebuah pemantaban p…

Kanjeng Ratu Kidul